Bumil Memang Lebih Cantik


Menurut saya, wanita hamil itu kadar kecantikannya naik beberapa persen.

Saya pernah curiga itu karena make up yang mereka pakai tapi belakangan saya tahu itu keliru. Entah karena saya laki-laki atau semua orang memang menyadarinya, di mata saya, wanita hamil itu tampak lebih segar dan cerah wajahnya, meski saat gak hamil biasa-biasa saja.

Yang suram jadi bercahaya, yang ceria jadi lebih bersinar.

Baca juga:
Harapan Itu Sebuah Kata Kerja
Kasur di Rumah Saya

Kata teman saya, itu adalah aura keibuan yang sedang memancar. Saya gak paham dia ngomong apa. Tapi, saya juga gak punya istilah yang tepat untuk menyebutnya.

Kalau di atas saya tulis “kecantikan”, itu hanya istilah untuk mempermudah saya ngemeng tentang keindahan (pret!) yang gak biasa itu, yang memancar dari wajah para wanita yang sedang hamil.

Ketika istri saya hamil, anggapan itu terkonfirmasi. Ya kalau dulu itu hanya anggapan, karena melihat bumil gak bisa lama-lama (takut kepergok suaminya), sekarang itu mungkin sudah menjadi pendapat yang lebih meyakinkan, sebab saya bisa berlama-lama memperhatikan istri saya.

Sekarang tatapan istri saya terlihat lebih dalam, wajahnya lebih cerah, dan (perasaan saya lho ini) lebih sering tersenyum.

Biarpun tanggal sedang ubanan …

hands-2568594_960_720
Sumber foto: pixabay.com

Tapi, keindahan itu gak berlangsung lama saya kagumi, sebab ada hal lain yang rasanya lebih menarik. Bukan cuma dalam diri istri saya tapi juga dalam diri saya sendiri.

Entah kenapa setiap kontrol kehamilan sikap istri saya semakin tenang, dan bahagia, tentu. Sementara saya, seperti ada yang mengarahkan perhatian saya untuk lebih tercurah padanya, bukan ke hal-hal yang lain.

Calon-calon bapak mungkin semua merasakan ini, ya? Dan, mungkin itu natural atau biasa saja. Nothing special.

Jadi, kalau sekarang saya menulis pengalaman ini, selain karena saya gak punya tema lain untuk dibahas, mungkin juga karena saya terlalu sensitif. Bagaimanapun menurut saya ini luar biasa. Sebab, seumur-umur belum pernah saya merasakan “panggilan” seperti ini.

Sekarang pelan-pelan saya mengerti. Menjadi bapak (meski sekarang saya belum resmi menyandangnya) ternyata butuh proses dan penyesuaian diri. Proses itu gak gampang, sebab kadang gak sejalan dengan cara berpikir dan kebiasaan kita.

Orang yang sudah melewati proses itu pun gak selalu bisa menjadi bapak yang baik, mungkin karena kesulitan menyesuaikan diri. Dia kalah sama satu hal: ego.

Di mana-mana yang namanya laki-laki egonya memang gede. Apalagi kalau berhadapan sama perempuan, yang secara fisik inferior, yang mudah dikedepankan ya egonya itu. Suka masa bodoh dan menang sendiri.

Namun, setelah berumah tangga, mau gak mau laki-laki memang harus belajar meredam egonya. Kalau gak, bukan cuma istrinya yang sewot, bisa-bisa anaknya juga meniru kelakuannya.

Anak-anak ‘kan peniru yang baik. Dan di rumah, siapa lagi yang ditiru kalau bukan orangtuanya. Kalau kebetulan si anak laki-laki, yang ditiru ya buapaknya.

Nah, jika setiap hari si anak melihat bapaknya bertingkah sesukanya, gak mau mengerti kalau sang ibu sedang sibuk, gak mau bersabar kalau sang ibu sedang sensi, ya anaknya pasti akan bertingkah sama. Na’udzubillah …

Ini saya ngetik di hp, sambil nganter istri cek kandungan. Ngantrinya lama lho, dan ngomong-ngomong, ini biayanya kok lebih banyak daripada bulan sebelumnya, ya?

Hihihi, gak apa-apa wis, yang penting baby-nya sehat. Demi istri dan anak, biar tiap hari cuma makan nasi dan Boncabe juga saya lakuin. Kalau akhir bulan ada sisa duit ‘kan lumayan, bisa buat pegangan kalau Lazada lagi ada promo.

Hehe, ugal-ugalan! Maksud saya, buat persiapan lahiran. Udah, ya!

6 thoughts on “Bumil Memang Lebih Cantik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s