Paradoks Ibukota


Ada satu kota di Indonesia di mana komedi dan tragedi datang silih-berganti. Meramaikan sudut-sudutnya yang sesak. Mengajak siapa pun yang tinggal di dalamnya menangis lalu tertawa.

Dan sebaliknya.

Source: pixabay.com

Orang-orang yang berhasil mewujudkan impiannya menyebutnya kota masa depan. Tapi mereka yang berkali-kali dikecewakannya memanggilnya kota tanpa perikemanusiaan.

Kota itu memang sebuah paradoks; memberikan harapan sekaligus menabur ancaman.

Kota itu: Jakarta. Ibukota tercinta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s