Ke Mana Saja?


Sudah hampir tengah tahun. Ada banyak tugas yang harus segera saya selesaikan, di samping cerita-cerita yang rasanya perlu saya bagi. Tapi, karena lama banget gak nulis di blog ini, saya bingung mau membahas apa. Saking banyaknya cerita.

Source: pexel.com

Mm … soal tugas, biar itu jadi urusan saya saja, ya. Hehe …

Saya ingin kembali aktif menulis di sini, dan penginnya sih punya waktu luang biar secara berkala bisa menuliskan apa saja yang saya pikirkan. Mulai yang baru saja terlintas, lalu gagasan, unek-unek, rencana, hingga pengalaman di waktu-waktu sebelumnya.

Seperti cerita di bawah ini salah satunya.

***

Siang kemarin tanpa sengaja saya melihat story Watsapp seorang teman. Sahabat lama di kampung. Jarang sebenarnya saya mengomentari status atau story teman-teman saya. Kemarin, karena dia mengunggah foto tangannya yang sedang tertusuk jarum infus, saya jadi tergoda bertanya.

Teman saya usianya masih 34 tahun, sudah berkeluarga dan mempunyai anak berumur 3 tahun. Dia sendiri anak bungsu dari 2 bersaudara. Saat SMA dulu saya dekat dengannya. Kami sering ngobrol hingga berjam-jam dan pulang nyaris pagi gara-gara menonton film atau kelayapan.

Lulus SMA, dia langsung bekerja. Sementara saya, karena belum bisa mandiri, dipaksa kuliah oleh keluarga. Saya akui, dia lebih dulu hidup mandiri. Sementara saya masih tidur nyenyak di kasur, pukul 2 pagi dia sudah berangkat kerja di pasar. Maka, wajar jika saat dia sudah bisa hidup dengan jerih payahnya sendiri, saya masih nodong orangtua dan saudara-saudara.

Setelah melihat foto di story Watsapp teman saya, sambil menahan diri biar gak kelihatan terkejut, saya bertanya di kolom komentarnya, “Sakit apa?” Jawabannya membuat saya ragu, “Kanker.”

Kami biasa guyon, termasuk guyonan yang sangat kere, jorok, parah. Maka membaca jawabannya, saya mengira dia sedang bercanda.

Namun, setelah saya tanya lagi dan jawabannya gak berubah, saya langsung menghubunginya melalui video call. Teman saya yang dulu riang, suka berkelakar, dan betah melakukan pekerjaan berat itu sedang menjalani pengobatan untuk kanker yang dideritanya.

Sekitar 30 menit kami bercengkerama. Meski mengaku sudah mendingan, tampak sekali dia sedang berusaha menguatkan diri. Wajahnya pucat seperti kelelahan, rambutnya rontok akibat kemoterapi yang sudah 13 kali dia jalani.

Saya gak melihat banyak hal di layar gawai, selain wajahnya, selang infus, dan ruangan rumah sakit yang diisi oleh beberapa pasien lain.

Itu membuat saya sedih dan mengutuk diri sendiri. Saya sahabat dekatnya, tapi karena tinggal di kota yang berbeda, saya jadi terlambat tahu tentang kabarnya.

Tiga atau empat tahun ini saya memang gak pernah berkunjung ke kediaman teman-teman lama saya. Selain karena jarang pulang kampung (Ibu dan Bapak saya sudah meninggal), jatah cuti yang saya ambil memang gak pernah banyak. Jadi, saat berada di Malang, kampung halaman saya, saya gak pernah sempat menengoknya.

Di grup Watsapp, saya dan teman-teman lain sering bertukar kabar. Tapi, teman saya itu memang jarang sekali ikut nimbrung. Saya gak pernah curiga, sebab ada juga teman-teman lain yang gak aktif.

Saya menahan diri untuk gak banyak bertanya tentang sakitnya. Saya gak ingin dia larut dalam masalahnya. Kalau saya menghubunginya, pikir saya, saya harus menghibur atau menyemangatinya. Alhamdulillah, usaha saya membawa hasil.

Saya ajak teman saya mengenang masa-masa kami masih SMA. Saat kami kabur dari sekolah, saat dihukum guru ngaji, saat hidup seadanya di pesantren. Cerita-cerita sederhana, tapi berkesan.

Saya senang, karena dari seberang saya mendengar tawanya kembali.

Lebaran tahun ini saya gak berencana pulang ke Malang. Cukup ke Jogja, ke kampung istri saya. Tapi, setelah tahu keadaan teman saya itu, ingin rasanya mencari tiket kereta ke Malang. Untuk sekadar menengoknya, meski sebentar.

4 thoughts on “Ke Mana Saja?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s